Ini Alasanya Kenapa Pembuatan Paspor Tidak Mudah

Ini Alasanya Kenapa Pembuatan Paspor Tidak Mudah

DiengPOS – “Stop tenaga kerja ilegal, Stop tenaga kerja asing ilegal.”

Seruan itu disampaikan oleh kepala divisi keimigrasian, Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Tengah, M.Diah dalam jumpa pers di kantor imigrasi kelas II Wonosobo, Jum’at (24/2/2017) siang tadi.

Dalam kesempatan tersebut, Dia menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara sungguh-sungguh terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Indonesia. Ditahun 2017, dia menargetkan Tim Pengawas Orang Asing (Pora) bentukan-nya akan menjangkau sampai tingkat kecamatan.

Karena sedianya, Diah mengatakan, WNA yang tinggal mempunyai prosedur dan aturan hukumnya. Aturan tersebut tertuang dalam UU No. 6 tahun 2011 pasal 126 huruf C, tentang keimigrasian.

Ditahun 2016, pihaknya telah mendeportasi sedikitnya 117 WNA. Semua karena melanggar hukum.

Kebanyakan dari mereka mahasiswa asal Timor Leste yang sedang magang di beberapa perusahaan di Indonesia.

“Sebagian ada yang dari Tiongkok,” lanjutnya.

Pun demikian, pengawasan ketat juga dilakukan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI)  yang hendak ke luar negeri. Pihaknya akan memastikan setiap WNI yang ke luar negeri telah mengantongi izin dan prosedur yang sah.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, Soeryo Tarto Kisdoyo mengaku, per awal Januari tahun ini hingga 20 Februari, pihaknya sudah menerima 62 pemohon paspor. Namun tidak semua di izinkan. Sebab, lanjut Soeryo, surat yang diajukan menyebutkan untuk paspor kunjungan wisata. Tapi setelah melalui proses wawancara, pemohon diketahui ingin bekerja diluar negeri.

“Yang demikian itu kita tolak,” pungkasnya.

(Ar7)