Mitra Kukar menjadi kampiun Piala Jenderal Sudirman Cup setelah menundukkan Semen Padang 2-1 di stadion utama Gelora Bungkarno, sumber: radarindo.com

Dieng Pos – Sungguh Dilematis, Mitra Kukar menjadi juara  Piala Jenderal Sudirman Cup setelah tundukkan Semen Padang 1-2 di Stadion Utama Gelora Bungkarno, Jakarta Minggu (24/01) malam.

Thariq El Katiri meniup peluit tanda dimulainya laga, bersamaan dengan derasnya hujan yang mengguyur lapangan. Derasnya hujan membuat kondisi lapangan becek dan permainan kedua tim terlihat begitu kepayahan.  Passing bola sering kali terhenti oleh air.

Permainan kedua tim dibabak pertama terlihat monoton. Karena memang derasnya hujan yang terus mengguyur stadion GBK. Hingga wasit meniup peluit untuk water break babak pertama belum ada gol yang tercipta.

Setelah water break usai. Inisiatif serangan langsung digencarkan oleh para pemain Semen Padang, hingga akhirnya M. Irsyad Maulana mampu mengirim assist dan disambut sundulan kepala oleh Adi Nugroho, dan Goal. 1-0 kerbau sirah memimpin dimenit 48.

Tertinggal 1-0, Javi Sastra memasukkan Rodrigo Dos santos menggantikan Syakir Sulaiman. Masuknya Rodrigo membuat permainan Mitra Kukar lebih bervariasi dan aliran bola ke Striker Patrick Dos Santos lebih hidup. Namun, hingga babak pertama usai, skor tetap 1-0 untuk Semen Padang.

Memasuki babak kedua, inisiatif serangan dilancarkan oleh Mitra Kukar melalui kaki Patrick Dos Santos dan tendangan dari luar kotak enam belas masih dapat ditepis oleh Jandia Eka Putra. Tekel keras Yu Hyunko terhadap Patrick membuatnya diganjar kartu kuning oleh wasit Thariq. Dan dua menit berselang Sang pencetak gol Adi Nugroho ditarik leuar oleh Nilmaizar dan digantikan Rudi.

Petaka bagi Semen Padang tercipta. Kartu kuning kedua dikeluarkan wasit untuk Yu Hyun ko yang kembali menekel keras Patrick. Bermain dengan sepuluh pemain tidak mengendorkan semangat Semen Padang, terbukti berkali-kali M Nur Iskandar, James Koko Lomel, dan Irsyad Maulana dapat mengancam lini pertahanan Mitra Kukar. Beruntung kiper Shahar Ginanjar tampil menawan.

Menit 70’ Patrick diganjar kartu kuning oleh wasit kaerna melanggar Jandia Eka Putra. Petaka kedua kembali melanda Semen padang, bek kiri Novan setyo Sansongko di tarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Ricky Oholera. Peluit tanda Water break babak kedua berbunyi. Tim yang berjuluk  Kerbau Sirah masih memimpin.

Setelah water break babak kedua, Mitra kukar langsung mengambil inisiatif serangan, hingga Ricky melanggar Syahrizal di luar kotak penalti. Michael Orah yang ditunjuk sebagai algojo tendangan bebas, mengirimkan bola ke kotak pinalti, terjadi screamed dan berhasil dimanfaatkan oleh Rizki Pellu untuk menyamakan kedudukan.  1-1 pada menit ke 80’.

Kehilangan Novan, sangat terasa bagi sisi kiri pertahanan Semen Padang. Saat laga tinggal 5 menit, Yogi Rahadian yang masuk pada babak kedua berhasil menyisir sisi kiri yang ditinggalkan Novan dan berhasil mencetak goal untuk membalikkan kedudukan. 1-2 Mitra Kukar memimpin. Hingga laga Usai, skor tidak berubah. Dilematis, tim berjuluk Naga Mekes ini memenangkan laga, meski tertinggal lebih dulu.

Dalam gelaran ini, Semen Padang FC sebagai Runner up memperoleh hadiah sebesar Rp. 1,5 M. Sedang sang Kampiun, Mitra Kukar memperoleh hadiah sebesar 2,5 M. Sementara itu, top scorer diraih oleh Patrick Dos Santos (Mitra Kukar) dengan 7 goal, pemain terbaik diraih oleh Yanto Basna (Mitra Kukar), dan Suporter terbaik diberikan kepada Aremania. (asb)