Hoax Jadi Ancaman Serius Jika Dibiarkan

Hoax Jadi Ancaman Serius Jika Dibiarkan

DiengPOS – Dalam upaya pencegahan faham radikalisme-terorisme yang berkembang di Indonesia, Kodim 0707/ Wonosobo  bekerja sama dengan Kantor Kesbangpol Wonosobo menyelenggarakan sarasehan bersama tokoh masyarakat Kelurahan Garung, Rabu (24/5/2017) di gedung PKK.

Kepala Kesbangpol yang diwakili oleh Eko Riyanto,  mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang radikalisme dan terorisme serta bagaimana penyebarannya. Karena peran masyarakat sangat diharapkan dalam menangkal radikalisme dan terorisme di masyarakat.

Kapten Czi Sarwiyono dalam materinya menyatakan, saat ini faham radikalisme dan terorisme terus tumbuh dan berkembang. Sementara media jitu yang digunakan mereka, salah satunya melalui jejaring internet media sosial (medsos). Sehingga dalam waktu yang singkat, dengan mudah mereka menyebar berita-berita yang bernuansa provokasi, agitasi dan propaganda.

“Hoax di dunia maya merupakan ancaman yang nyata. Cepatnya agitasi informasi media sosial harus segera diatasi karena bisa memecah belah bangsa,” katanya.

Medsos , dikatakan Sarwiyono, menjadi ancaman serius, mengingat pada perkembanganya, gadget yang selalu terhubung ke jaringan internet, menjadi bagian tak terpisah di masyarakat. Sehingga internet menjadi portal strategis bagi mereka untuk melakukan propaganda kepada masyarakat.

“Ada yang mau memisahkan rakyat dan pemerintah. Ada upaya propaganda seperti itu. Maka harus kita redam. Hoax mengganggu. Mayoritas hoax mengganggu kerukunan masyarakat. Menghambat pembangunan,” ungkapnya.
(Ar7)