Jajak Pendapat PDAM Dengan Warga Tuk Poncoseno Tak Ada Titik Temu

Jajak Pendapat PDAM Dengan Warga Tuk Poncoseno Tak Ada Titik Temu

DiengPOS – Kemarin siang, Selasa (14/2/17) diadakan jajak pendapat antara pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wonosobo, dengan pihak desa terdampak rencana pengambilan tuk (mata air) Poncoseno Desa Surojoyo, Sapuran oleh PDAM. Bertempat di area BUMDes Silatri Indah Beran. Sayang, pertemuan berakhir tanpa kejelasan.

3 desa yang bergantung pada Tuk Poncoseno yaitu Desa Beran, Desa Tegalgot dan Desa Kapulogo.

Salah satu perwakilan dari Beran, Hadi Rohmat (40) mengungkapkan pertemuan tersebut berakhir tidak jelas. Disebabkan pihak PDAM gagal meyakinkan warga.

Warga meminta jaminan kepada PDAM, bahwa akibat pengambilan tuk tersebut, petani tidak akan kesulitan mengaliri sawahnya. Termasuk ketika terjadi kelangkaan air nantinya, kata Hadi, PDAM bersedia menghentikan aktifitasnya.

“Ketika ditanyakan hal tersebut, justru ada kesan lempar-lemparan,” lanjutnya.

Perlu diketahui, Hadi mengatakan bahwa selama ini Desa Beran dan sekitarnya merupakan desa lumbung padi di Kecamatan Kepil. Hal tersebut yang menurutnya harus menjadi bahan pertimbangan, baik oleh PDAM maupun Pemerintah.

Ditemui sebelum acara dimulai, Direktur PDAM Tirta Aji Wonosobo, Retnoningsih mengatakan pihaknya belum akan melakukan pengambilan sebelum ada kesepakatan dengan warga.

“Realisasinya nanti. Kalau sosialisasi dengan warga ini sudah selesai. Kalau sudah sepakat,” tandasnya.
(Ar7)