Kapolri Jendral Badrodin Haiti sumber: Kompas

DiengPOS – Polri secara resmi baru saja meminta pihak imigrasi dan Kemenkum HAM untuk dapat bekerjasama dalam hal menangkal bertambahnya anggota ISIS. Hal itu dilakukan dengan cara menangkap WNI yang kini berada di Suriah dan diduga kuat menjadi anggota ISIS.

Menurut Kapolri yang dikutip dari laman detik.com (16/01), WNI yang terlibat dalam foreign terrorist fighter ada yang di Suriah dan mengangkat senjata disana. Mereka yang sudah dapat diidentifikasi dan dibuktikan terlibat, harus dicekal agar tidak dapat kembali ke Indonesia dan menyebarkan pahamnya.

Kapolri menyatakan bahwa hingga saat ini masih belum ada data yang benar-benar valid berapa jumlah orang yang dimohon pencekalannya.

Menurut sumber internal dari Polri, jumlah mereka mencapai 308 orang.  Namun dari jumlah tersebut, tidak semuanya benar-benar mengangkat senjata, melainkan hanya sebagian saja.

“Yang mengangkat senjata itu tentu tidak semua kita bisa deteksi. Ini yang menjadi kendala dari kepolisian,” pungkasnya.
(an)