Porsadin IV FKDT Jateng Ditutup dengan Ikrar Santri Anti Radikal dan Anti Narkoba

Porsadin IV FKDT Jateng Ditutup dengan Ikrar Santri Anti Radikal dan Anti Narkoba

Diengpos.com Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah Takmiliah (PORSADIN) Tingkat Jawa Tengah di Ponpes Al Mubarok Manggisan Mojotengah Wonosobo selama 3 hari telah usai. Penutupan Porsadin ditandai dengan pembacaan Ikrar Santri Indonesia yang dipimpin oleh Kasdam IV/Dip  Brigjend TNI M Sabrar Fadilah. (6/8/2017)

Dalam sambutannya sebelum membacakan ikrak Kasdam IV/Dip menyampaikan Semoga acara ini dapat menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dan mengucapapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini dan semoga menjadikan pemersatu khususnya para santri se Jawa tengah.

Bagian dari komponen bangsa para Santri harus tampil didepan menjunjung tinggi perjuangan para pendahulu kita dan menjadi contoh bagi pemuda bangsa.Karena sejauh perjuangan Bangsa tdk pernah lepas dari Para Ulama dan Para Santrinya. .Para Santri harus bisa mensosialisaikan dan menyatukan perbedaan yang ada dan menjadikan perbedaan itu sebagai pemersatu bangsa. Santri bisa menjaga jiwa dalam rangka semangat perjuangan Bangsa.

Wawasan yag kuat yg dapat mempertahankan dan menjadikan bangsa yang besar dan banyak elemen yg ingin menghancurkan Bangsa Indonesia seperti di Luar Negri. Hanya dengan Wasbang Bangsa Indonesia bisa kuat dan Bersatu.

Ini ikrar  yang diucapkan.

Bismilahirrohmannirrohim

Assyhadu anla ilaaha illalloh,

Waasyhadu anna Muhammadan Rosululloh.

KAMI SANTRI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BER- IKRAR :

• Berpegang Teguh Kepada Ajaran, Nilai dan Tradisi Islam, Ahlussunnah Wal Jamaah

• Bertanah Air Satu, Tanah Air Indonesia. Berideologi Negara Satu, Ideologi Pancasila. Berkonstitusi Satu, Undang-Undang Dasar 1945. Memiliki semangat Satu, semangat Bhineka Tunggal Ika.

• Selalu Bersedia, Siap Siaga, Menyerahkan Jiwa Dan Raga, Membela Tanah Air dan Bangsa. Mempertahankan Persatuan, Dan Kesatuan Nasional. Serta Mewujudkan Perdamaian Dunia.

• Siap Berperan Aktif, dalam Pembangunan Nasional. Mewujudkan Kesejahteraan, Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Yang Berkeadilan.

• Pantang Menyerah. Pantang Putus Asa. Serta Siap Berdiri Didepan, Melawan Pihak – Pihak, yang Akan Merongrong Pancasila, UUD 1945, NKRI, Dan Bhineka Tunggal Ika.

La Khaula, Wala Quwwata, Illa Billahil ‘aliyyil ‘Adzim

(Ar7)