Puncak Sikunir, Alternatif  Mahasiswa Menghabiskan Waktu Liburan

Puncak Sikunir, Alternatif  Mahasiswa Menghabiskan Waktu Liburan

Puncak Sikunir, Alternatif  Mahasiswa Menghabiskan Waktu Liburan

WONOSOBO – Menikmati panjangnya liburan sering membuat mahasiswa merasa kebingungan. Apalagi mahasiswa dari luar pulau seperti Sumatera, Kalimantan, Papua dan pulau-pulau lain yang sedang menempuh studinya ke Universitas di sekitar pulau Jawa.

Biasanya tidak memungkinkan untuk mereka pulang ke kampung halaman mengingat biaya dan ke efektifan waktu liburannya. Apabila waktu liburannya hanya sebentar, bagi mahasiswa yang rumahnya jauh waktu liburan akan habis hanya dalam perjalanan pulang ke kampung halaman saja. Maka perlu pintar-pintar mengatur waktu supaya waktu liburan tetap digunakan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat dan berkesan.

Seperti yang dilakukan beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (FISHUM UIN SUKA) Yogyakarta. Mereka memilih berkunjung ke puncak Sikunir Dieng Wonosobo untuk mengisi waktu liburan semesternya Sabtu lalu (14/01/2017).

Arif Mansyah mahasiswa asal Padang Pariaman Sumatera selaku koordinator dari komunitas yang ia sebut sebagai Korp SENOPATI (Semangat Nasionalisme Pemuda Taqwa dan Beriman) PMII Humaniora Park FISHUM UIN SUKA  memang sengaja mengajak teman-temannya untuk berwisata ke Kabupaten Wonosobo.

PMII Humaniora Park FISHUM UIN SUKA di Puncak Sikunir Dieng: Arif Mansyah (Kanan) dan Khanif Hidayatullah (Kiri)

PMII Humaniora Park FISHUM UIN SUKA di Puncak Sikunir Dieng: Arif Mansyah (Kanan) dan Khanif Hidayatullah (Kiri)

“Melihat keindahan alam Puncak Sukunir akan menjadi pengalaman tersendiri bagi kami mahasiswa asal Yogyakarta. Meskipun sebelum naik ke sini kalian harus mempersiapkan diri. Karena memang dingin sekali ketika kalian berada puncak Sikunir,” Ujar Arif  Mansyah, salah satu mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi.

Hal senada juga dijelaskan oleh Emira Salma, salah satu mahasiswa jurusan Psikologi asal Wonosobo. Meskipun berasal dari Wonosobo, ia bersama teman-teman komunitas SENOPATI memang sengaja menjadikan Sikunir sebagai destinasi wisata liburannya. Selain dekat dengan rumahnya, ia merasa puncak Sikunir menjadi destinasi yang tepat untuk teman-temannya terutama yang berasal dari luar jawa.

“Kita bisa menikmati semur kentang di pagi hari di tempat aslinya. Apalagi, semur kentang ini kita konsumsi saat turun dari puncak Sikunir. Bahkan kata seorang sahabat kami kentang hangat yang kami konsumsi di saat udara dingin memang lebih menggairahkan dari pada seoarang perempuan,” Ujar Emira sambil tertawa.

Arif, Emira, dan delapan teman lainnya merasa puas ketika melakukan perjalanan ke puncak Sikunir. Kebahagiaan mereka pun terlihat saat mereka mengambil banyak foto ketika sampai di puncak Sikunir. Keindahan Wonosobo yang terlihat ASRI dari puncak Sikunir membuat Arif, Emira beserta rombongan asal Jogja ini merasa liburannya terisi dengan hal yang menyenangkan. (tri)

Kontributor: 
Tri Muryani
Mahasiswa Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta