Sensasi Negeri Atas Awan Bukit Sikunir Dieng Dengan Golden Sunrisenya

Sensasi Negeri Atas Awan Bukit Sikunir Dieng Dengan Golden Sunrisenya

Bukit Sikunir Dieng

DiengPOS – Tak lengkap rasanya jika jauh jauh ke Dieng tapi tidak menikmati sensasi foto di diatas lautan awan.

Kini DiengpPOS mengajak sahabat Diengnesia menguak misteri negeri atas awan-nya Wonosobo. Menarik bukan?

Bukit Sikunir. Ya, sebuah bukit yang akan mengantarkan sahabat Diengnesia masuk ke negeri atas awan.

Bukit ini berada tak jauh dari zona 1 kawasan Wisata Dieng. Berada di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo. Jarak tempuh sekitar 20 menit (mobil) dari zona 1. Desa Sembungan sendiri merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Sekitar 2263 mdpl. Dingin, pasti. Makanya, sahabat Diengnesia wajib menyiapkan perlengkapan pendakian matang-matang.

GOLDEN SUNRISE SIKUNIR

Bukit Sikunir Dieng

Bukit Sikunir Dieng

Tidak berlebihan kiranya jika menyebutnya Golden sunrise. Terbukti keindahan sunrise Sikunir pernah menyandang predikat terbaik di Asia Tenggara.

Waktu yang tepat untuk mendaki, pagi dini hari. Selain sedikit menghemat energi, tentu sensasi sunrise yg tinggal beberapa saat lagi. Kebanyakan wisatawan, baik dalam ataupun luar negeri mendaki jam 3 pagi. Perhitunganya, jam 3 mulai naik, sekitar 20 menit sampai di spot sunrise pertama.

Mulai dari situ, sahabat Diengnesia harus mulai pasang mata. Ohya, jangan lupa pasang kamera juga. Karena sebentar lagi semburat emas perlahan nampak di ujung sana. Saat matahari sudah separoh penampakanya, saat itulah shabat Diengnesia merasakan sensasi menapakkan kaki di atas bentangan awan. Wow sekali.

Gumpalan awan membentang dari bawah kaki hingga di peraduan mentari pagi itu. Kilau keemasan memancar dari sela-sela gundukan awan tebal.

Perlahan, hamparan awan hilang dibawa angin. Digantikan pemandangan rumah-rumah yang tampak kecil. Tak disangka itu adalah tampak atas kota Wonosobo. Tapi ada satu yang tidak hilang. Semakin terang sinar matahari pagi itu, semakin jelas kenampakan deretan gunung. Sindoro, Sumbing, merapi dan lainya tampak jelas di depan mata.

Uuuh, menakjubkan maha karya Tuhan.

TELAGA CEBONG

Gambar telaga Cebong Dieng

Gambar telaga Cebong Dieng

Sahabat Diengnesia mungkin tak menyadari. Saat beranjak menuju puncak Sikunir, Diengnesia telah melintasi sebuah telaga. Telaga Cebong namanya.

Maklum, kan naiknya malem malem. Gelap-gelapan.

Berada tepat di kaki bukit Sikunir. Tidak seluas telaga warna memang. Tapi cukup jadi penawar lelahnya menuruni bukit maha indah itu.

Dinamakan Cebong karena bentuknya yang hampir menyerupai Cebong (beludru sebelum membentuk katak). Bentuk tersebut akan nampak demikian saat dilihat dari atas bukit cantik Sikunir. Wisatawan lebih suka memanfaatkan telaga ini sebagai lanscape foto dari atas bukit.

Telaga Cebong menawarkan keromantisan alam terbuka yang mendamaikan. Jajaran cemara di tepian telaga. Tumbuh subur menadah embun, rumput hijau bak safana.

Keharmonisan itu semakin menjadi-jadi saat pak tani mulai menenteng cangkulnya. Lalu lalang Bu Tani menggendong panenan-nya. Elok dan bersahaja.

Disini, biasanya wisatawan baik domestik maupun mancanegara menikmati sarapan pagi, ngopi, dan cengkrama ringan di emper warung-warung yang ada.

CURUG SIKARIM

Curug Sikarim diengcurug sikarim, Dieng

Sahabat Diengnesia tidak harus terburu-buru meninggalkan kesahajaan petani desa tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Tak jauh dari Sembungan, sudah menanti wisata Curug Sikarim.

Sebuah wisata alam yang menawarkan pesona air terjun dari ketinggian tebing.

Secara administratif, Curug Sikarim masuk Kecamatan Garung. Mlandi nama desanya.

Akan tetapi lokasi curug sikarim berdekatan dengan Sembungan.

Dari Desa Pintu negeri atas angin tersebut, sahabat Diengnesia menuju arah keluar desa. Sampai sana,  akan ditemukan papan bertuliskan CURUG SIKARIM.

Curug Sikarim masih menyimpan keindahan yang natural. Belum banyak pembagunan dilakukan.
Pun dengan akses menuju lokasi tersebut. Masih relatif sempit dan sedikit licin.

Ada baiknya, jika sahabat Diengnesia ingin kesana, pakailah motor. Jika bawanya mobil, mintalah petugas untuk mengantarkanya pake motor. Ongkos nego sendiri ya, hehe.

Ada pilihan lain. Jika Sahabat Diengnesia ingin menikmati ke-asri-an alam, jalan kaki pilihan yang tepat. Diperjalanan tersebut, sahabat Diengnesia akan menjumpai sebuah rumput yang tidak akan ditemui di daerah lain, salah satunya WASHABI.

(Ar7)