Warga Candi Semarakkan HUT RI Dengan Mancing Bersama

Warga Candi Semarakkan HUT RI Dengan Mancing Bersama

Diengpos.com Banyak ide dan cara orang Indonesia merayakan hari Kemerdekaan yang ke 72 tahun ini. Seperti yang dilakukan warga Desa Candi Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo yang merayakan HUT RI ke 72 dengan mengadakan lomba memancing, Kamis (17/8/2017) kemarin.

Dimulai sejak pukul sembilan pagi, warga Candi berbondong-bondong berangsur memadati tepi sungai Cekdam. Semakin siang bibir sungai yang dulunya adalah Bendungan besar itu makin dipadati pemancing. Mulai dari yang pemancing hobi, sampai pemancing sekedar iseng ikut serta. Bahkan tak jarang ada yang membawa bekal makan siang dari rumah, demi ingin tetap menunggui pancingnya.

Ketua pemuda, Rohmat Setiyono mengaku sedikit tidak percaya dengan respon masyarakat yang begitu antusias. Padahal kegiatan ini merupakan yang pertama.

“Desa kami baru kali ini mengadakan lomba mancing, tapi antusias masyarakat begitu tinggi,” ucap Rohmat disela-sela kesibukanya menyapa peserta lomba.

ratusan peserta terlihat sedang menunggu sambaran ikan.

ratusan peserta terlihat sedang menunggu sambaran ikan.

Rencananya, tahun depan akan menggelar kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar.

Rohmat juga akan mendesak pemerintah desa untuk segera memasang tanda larangan menangkap ikan dengan cara yang merusak lingkungan. Pasalnya, lanjut Rohmat, aturan itu sudah ada, namun pemerintah Desa belum maksimal mensosialisasikanya ke masyarakat.

“Sebenarnya aturan itu sudah ada, cuma belum disoaialisasikan mas.”

Tepat pukul empat, lomba mancing dinyatakan selesai. Semua peserta mengumpulkan hasil pancinganya. Perhitungan dana penilaianpun dimulai. Penentuan juara berdasarkan perolehan yang paling berat.

Setelah semua terkumpul, Lele milik Nori dinyatakan paling berat dengam bobot mencapai 1,6 kilogram. Sementara dua dibawahnya adalah Sukarman dengan lele seberat 1,3 kg dan Subekti seberat 1 kg.

Usai penilaian tersebut, peserta diperbolehkan memancing lagi hingga waktu yang tak terbatas.

(Ar7)