Wow !. Wonosobo Ternyata Punya Banyak Tempat Untuk Olahraga Paralayang

Wow !. Wonosobo Ternyata Punya Banyak Tempat Untuk Olahraga Paralayang

DiengPOS – Diakui oleh ketua komunitas paralayang Wonosobo Nurkholis, bahwa Wonosobo merupakan salah satu Kabupaten di Indonesia yang memiliki banyak tempat (spot) untuk olahraga paralayang.

“Seperti di gardu pandang Tieng, perkebunan Tambi, dan Gunung Kekeb di Lengkong,” Jelas Ketua Paralayang Wonosobo Nur Cholis belum lama ini.

Kebetulan pula, papar dia, saat ini di Wonosobo juga mulai bermunculan orang-orang yg menyukai olahraga paralayang.

Dengan kombinasi adanya beberapa spot paralayang yang ada di Wonosobo dan juga orang-orang yg menyukai olahraga paralayang di Wonosobo diharapkan olahraga paralayang nantinya akam berkembang. Tak berlebihan pula, jika Wonosobo kedrpannya mampi melahirkan atlet2 tingkat nasional.

Menurut Owner Multazam Textile itu, olahraga paralayang adalah satu-satunya olah raga yang bisa dikombinasikan dengan sektor pariwisata. Bahkan di beberapa tempat olahraga paralayang bisa memberikan multiplier effect pada industri pariwisata seperti tumbuhnya hotel-hotel dan homestay, cinderamata, makanan, dan lain-lain.

Melihat potensi tersebut, diharapkan di beberapa tempat di Wonosobo yang dijadikan spot paralayang nantinya juga memberikan multiplier effect seperti itu.

Senada juga disampaikan Novice pilot 1 olahraga paralayang yang kini tinggal di Dusun Kaliurip, Desa Damarkasian, Saryanto. Menurutnya, berbekal modal spot bagus saja tidaklah cukup. Masih butuh perhatian dan dukungan dari pemerintah Kabupaten Wonosobo, baik dari KONI maupun Dinas Pariwisata. Dikarenakan, seperti di Gardu pandang Tieng, fasilitas (medan) untuk tempat take off-nya selama ini belum tersedia.

Adapun kepemilikan tanah, masih dimiliki petani, sehingga butuh dibebaskan. “Untuk membuat medan take off komunitas paralayang Wonosobo sudah memasukkan proposal ke Dinas Pariwisata namun belum mendapatkan tanggapan,”katanya.

Agar olahraga paralayang nantinya bisa menjadi ikon baru olahraga dan pariwisata di Wonosobo sangat dibutuhkan sinergi yang kuat antara insan Paralayang Wonosobo, Pemkab Wonosobo, dan masyarakat di sekitar spot paralayang.

“Selain itu harus banyak event juga agar olah raga paralayang bisa lebih dikenal, untuk urusan ini kami bersama komunitas paralayang lain siap mengupayakan,”katanya mengakhiri (Ar7).